Berita1

H. Abdul Rachman Azis, M.Si “Terapi PDAM Bone Dalam Waktu Singkat Menjadi Sehat”

Menduduki jabatan sebagai Dirut PDAM 2010 yang baru saja dilantik 2011 dalam kondisi PDAM Bone yang mengalami sakit, pelanggan kurang, keluhan masyarakat yang datang bertubi-tubi menuntut mendapatkan pelayanan, neraca keuangan yang tidak berimbang dan terlilit hutang sebesar Rp 7,4 M, nampaknya bukan pekerjaan berat bagi leader sekaliber H.ABD.Rahman Azis,SE yang telah makan garam dalam berbagai jabatan sebelumnya. Betapa tidak dalam jangka waktu relative singkat kurang lebih satu tahun Rahman berhasil membayar hutang 5,6M dari Rp 7,4M dan sisanya Rp 1,8M masih dalam tahap perjuangan kendatipun ia harus mengalami kerugian karena harus mejual air bagi pelanggan Rp 2000/M3. Ketika ditemui Pimpinan Redaksi Media Suara Reformasi Group Andi Syahrir Isma disekitar terobosan yang dilakukan untuk menjadikan PDAM Bone menjadi Sehat dalam waktu singkat Rahman mengatakan “yang pertama-tama kami lakukan adalah memperkenalkan khakekat keberadaan PDAM itu sendiri di kalangan karyawan baik staf mau[un lapangan. Jdi jangan heran kalau selama kami jadi top leader di PDAM Bone ini hampir tiada waktu tanpa pertemuan. Setelah kami memahami eksistensi PDAM barulah kami isi dengan pendekatan gaya kepemimpinan Modern yang telah terbukti di Negara-Negara Eropa dan Amerika yang berciri (1) Menempatkan personal pejabat dan aparat dalam jabatan sesuai keahliannya dan diberikan kebebasan untuk memperdayakan skill dan keterampilan dalam bidangnya masing-masing dan tidak perlu diintervensi oleh pimpinan sebagai pusuk pimpinan itu juga mengetahui secara tehnis masing-masing Bidang, melepaskan kebebasan sambil mengikuti dari belakang “The Man Behind The Gun” Manusia yang berdiri dibelakang peluru itulah yang paling menentukan program yang dicanangkan kata Rahman. (2) Menanamkan disiplin dan etos kerja secara waskat, sehingga ada pengawas atau tidak ada sama-sama bekerja secara power full sehingga program kerja dalam bidangnya masing-masing mencapai tujuan secara maksimal efektif dan efesien (3) Setiap pejabat harus mananamkan Loyalitas yang tak terhingga kapada atasan “ATIUL LAHA WA ATIUR RASUL WA ULIL AMRI MINKUM” Taat kepada Allah dan Rasul merupakan satu kesatuan yang utuh dengan taat kepada Waulil Amri Minkum (Atasan yang mengendalikan kepemimpinan), Taat kepada Allah dan Rasul dan taat kapada pemimpin merupakan THREE And One (Tiga tetapi satu) kata Rahman. (4) Top Leader (Pemimpin) tidak boleh mencampuri secara tehnis pekerjaan staf, tetapi seorang Top Leader harus memiliki Managerial yang luas, yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan dan kebijaksanaan yang adil dan merata, sehingga setiap bidang merasakan kebijaksaan tersebut, demikian pula masyarakat umum. Demikian H.Abd Rahman menjelaskan secara mendetail gaya kepemimpinan Modern yang digelar untuk mengembalikan citra PDAM  Bone dimata pemerintah dan masyarakat tentang bagaimana Kiat untuk mencapai PDAM Bone jadi Sehat? Abd Rahman mengatakan “Melakukan pendekatan system Intensifikasi” mengganti infrastruktur yang menjadi keluhan pelanggan seperti melakukan pergantian meteran, mengganti pipa yang sering mengalami kebocoran, pokoknya bagaimana cara menjadikan pelanggan jadi nyaman, yang kedua melakukan system ekstensifikasi pengembangan sambungan rumah perusahaan dal lain-lain, dan yang ketiga adalah melekukan peningkatan SDM yang mengacu pada The Man Behind The Gun tadi salah satunya adalah mengutus staf untuk belajar, tranning supaya dapat berkualitas dalam mengelola SDM sesuai kebutuhan masyarakat Kabupaten Bone” katanya.

Posted on Agustus 1, 2011, in Bone. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: